Menu

Full day school

Hanya menitik beratkan pada pengembangan intelligence quantient (IQ), pendidikan ini tidak secara holistik mengembangkan intelligence, emotional, dan spiritual quotient (IESQ).

Full day school ini menurut yang saya lihat dari berita yang ada justru melupakan bahwa banyak persoalan yang pemecahannya tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual saja tetapi juga kecerdasan emosi dan spiritual yang ada pada anak.
Dan memang full day school ini ada sisi positifnya yaitu memberi kesempatan pada siswa dengan waktu yang lebih banyak untuk belajar daripada bermain. oleh karena itu, lebih banyak waktu terlibat dalan kelas yang bermuara pada produktifitas yang tinggi, juga lebih mungkin dekat dengan guru, dan anak juga terhindar dari penyimpangan-penyimpangan karena seharian berada dikelas dan dalam pengawasan guru.
Sedangkan perkembangan siswa secara sosial emosional kesempatan dan kemampuan siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan rumah dan sekitarnya cenderung berkurang, siswa juga terlalu lelah karena waktu istirahatnya. Siswa memang diajarkan untuk bersosialisasi, bergaul dengan teman dan gurunya disekolah, tapi hal yang harus diingat adalah bahwa sosialisasi di sekolah dengan dirumah atau lingkungan sekitar ( teman sebaya , tetangga) juga penting bagi perkembangan sosial emosional siswa.

By: wiwie

Kategori artikel: Kabar Tulisen
Kutipan
In porta enim non dolor posuere ut rhoncus leo tincidunt. Cras eget hendrerit est. Aliquam laoreet sodales egestas. Proin neque mauris, semper non sagittis eu, faucibus hendrerit est.
Menu style
Color style